Pernah terbayang membawa sistem operasi kedalam flashdisk di saku anda?? Setidaknya hal tersebut belum pernah terpikir dalam benak masyarakat umum beberapa tahun sebelum ini. Namun hal itu kini sangat mungkin untuk dilakukan… sekali lagi sangat mungkin untuk dilakukan.
Ide OS dalem flashdisk sebenarnya terlitas waktu gw nonton film bloody monday (damn…great film). Dimana falcon (Takagi Fujimaru) yang merupakan seorang hacker (kayaknya cracker deh kalo diliat sampe episode-9) yang memiliki flashdisk keramat dapat melakukan penetrasi jaringan dan kegiatan – kegiatan yang sering disebut hacker (cracker mestinya). Yang jadi fokus utama sebenernya bukan masalah gimana dia nge-hack suatu sistem, tapi lebih kearah gimana dia membawa “device tools” ato bahasa mudahnya “komputer mininya” kemana saja, kapan saja, dan di kondisi apapun.
Cukup dengan menancapkan flashdisk di PC/Laptop lalu melakukan setting bios untuk usb-boot priority, jadilah komputer tersebut dengan “sistem operasi pribadi” yang siap digunakan untuk berbagai keperluan. Adapun langkah – langkah atau prosedur bagaimana usb biasa menjadi “usb luar biasa” ini akan gw coba ceritain di post ini
Requirementnya gak banyak, hanya perlu:
- USB dengan kapasistas dari 128 MB sampe 2 GB (Gw pake 8 GB karena ada 4 OS di flashdisk dengan masing – masing kelebihan).
- PC/Laptop yang siap jadi “korban” dengan dukungan usb-boot (bisa diliat di bios atau boot priority).
- Beberapa tools untuk membuat OS menjadi portable.
- Ehm.. kemauan keras (termasuk koneksi internet yang dikeraskan untuk download .ISO Operating System dan pantat yang siap mengeras karena kebanyakan duduk
).
Sebelum kita mulai untuk meramu OS portable, ada baiknya gw terangin jenis portable yang ada, gak banyak hanya 2 jenis :
- OS USB LiveCD, OS ini hanya dapat melakukan boot dan bekerja di komputer tanpa memiliki kemampuan untuk “menyimpan” layaknya sistem operasi yang di install.
- OS USB CUSTOM, sehingga dapat menyimpan (persistent) dan “seolah-olah” menjadi sistem operasi yang di install pada komputer (kenapa gw bilang seolah-olah, akan dijelaskan di pembahasan dibawah)
Oke.. gak usah banyak ini-itu lagi, kita langsung “praktekin aja”
OS USB LiveCD
Untuk membuat OS USB LiveCD, kita perlu menyiapkan beberapa kebutuhan. Pertama adalah kita menentukan OS mana yang mau dipilih, kali ini gw make LinuxMint-6.0 Fellicia yang merupakan customisasi dari Ubuntu 8.10 Interpid. Yang kedua tentukan tools boot usb mana yang mau digunakan, beberapa tools usb-boot yang pernah gw coba dan terasa akan “kemudahan GUI-nya” diantaranya:
· Unetbootin untuk windows dan linux, Unetbootin memiliki kelebihan yakni user tidak harus memiliki .ISO untuk “meramu” menjadi USB OS karena Unetbootin dapat melakukan download file yang tentu saja ehm… perlu koneksi internet rada gede. Bwat pengguna windows gw saranin si pake gigaget yang gratisan aja, ni download manager bagus banget nggak kalah sama IDM yang berbayar (dapat mencari multiple source place), bwat pengguna linux dapat memanfaatkan add-ons firefox download-ThemAll! Yang lumayan tangguh
· Fedora live-usb creator untuk windows dan linux, tools yang sederhana namun cukup tangguh. Dapat memberikan persistent storage maksimal 2GB sehingga flashdisk menjadi powerfull
Untuk unetbootin gw tampilin screenshot yang dijamin pembaca pasti langsung mengerti begitu melihat (kalau tidak paham bisa beri comment yang akan dibantu lewat comment juga)

(screenshot untuk unetbootin dengan .ISO linuxmint 6.0)
Tidak jauh berbeda dengan diatas, fedora live-usb memiliki fungsi yang mudah dimengerti sehinga dapat dipahami sekali lihat

(screenshot untuk fedora live-usb dengan .ISO linuxmint 6.0)
OS USB CUSTOM
Untuk membuat OS USB Custom/ persistent, sampai saat ini gw baru nemu site yang bisa memberikan kemudahan pengoperasihan di pendrivelinux selain tools fedora live-usb yang ada di atas. Beberapa situs memang menyediakan solusi untuk membuat USB Live terlihat “seolah-olah” mirip dengan OS yang diinstal, namun diperlukan beberapa script yang sedikit “ogah-ogahan” jika dibaca.
Untuk pembahasan ini gw tetep konsisten dengan linuxMint 6.0 tercinta sebagai OS yang cukup powerfull. Disamping menjadi customisasi ubuntu 8.10, linuxmint 6.0 memiliki kelebihan akses root secara GUI (untuk pembahasan lebih mengenai linuxmint akan diposting suatu saat
).
Langsung saja, dengan bersumber dari pendriveLinux gw akan melakukan customisasi pada LinuxMint 6.0 dengan langkah – langkah:
Windows
- Download USBMint.exe (ukuran sekitar 668 KB) lalu di ekstrak sehingga menghasilkan folder USBMint
- Persiapkan .ISO (CD image) LinuxMint-6.iso (pastikan namanya sesuai dengan tulisan ini jika anda tidak mau membuka script Fixmint.bat seperti yang gw lakuin) dan masukan ke dalam folder USBMint
- Eksekusi Fixmint.bat dengan menekan enter atau double-click
- Ikuti instruksi

(Tentukan lokasi USB)

(Verifikasi sukses memindahkan file ke dalam flashdisk)

(Tekan tombol untuk eksekusi bootable)
Dan tampilan pada flasdisk anda akan tidak jauh berbeda seperti gambar dibawah

Linux
Linux gw tampilin gambarnya aja biar lebih nyante mahamin nya, intinya si perlu usb-creator yang bisa di unduh di sini untuk linux versi lama (tidak ada usb-creatornya) sama copy paste download syslinux.cfg dan mengganti dengan yang asli di folder usb nya.

(USB-creator)

(setting yang diperlukan)
Dan sekian, komputer manapun yang mendukung USB-BOOT bisa anda hajar dengan sepuas hati
Penulis mengucap banyak terimakasih kepada :
- TUHAN YME
- Unetbootin
- Fedora
- LinuxMint
- Pendrivelinux
- WordPress
- V-Gen 8 GB, Toshiba, Huawei E220, Nescafe Cofee, Bloody Monday, dsb.
December 31, 2008 at 1:09 am |
wuih, langsung serius nulis sebanyak ini ^_^
December 31, 2008 at 2:58 am |
hehe.. namanya juga masih newbie…
jadi kalo ke banyakan, mohon maaph T_T
mohon bantuanya, sensei (dewa blog)
January 17, 2009 at 6:12 am |
[...] to wawa for informing me about this [...]
January 17, 2009 at 6:23 am |
great tuto,,
keep on writing !
February 21, 2009 at 2:07 am |
Wah thx om satria…
Saya berhasil.
Cuma kalo mao pake os windows xp sp3 gimana caranya??